Kamis, 24 November 2011

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Mentimun


1.  Hama PadaTanaman Mentimun.
a. Oteng-oteng atau Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver).

Kumbang daun berukuran 1 cm dengan sayap kuning polos. Gejala : merusak danmemakan daging daun sehingga daun bolong; pada serangan berat, daun tinggaltulangnya. Pengendalian : Natural BVR atau PESTONA.

b. Ulat Tanah (Agrotisipsilon)
Ulat ini berwarna hitam dan menyerang tanaman terutama yang masih muda. Gejala:Batang tanaman dipotong disekitar leher akar.

c. Lalat buah (Dacuscucurbitae Coq.)
Lalat dewasa berukuran 1-2 mm. Lalat menyerang mentimun muda untuk bertelur,Gejala: memakan daging buah sehingga buah abnormal dan membusuk. Pengendalian :Natural METILAT.

d. Kutu daun (Aphisgossypii Clover)
Kutu berukuran 1-2 mm, berwarna kuning atau kuning kemerahan atau hijau gelapsampai hitam. Gejala: menyerang pucuk tanaman sehingga daun keriput, kerititingdan menggulung. Kutu ini juga penyebar virus. Pengendalian : Natural BVR atauPESTONA

2. Penyakit PadaTanaman Mentimun.
a. Busuk daun (Downy mildew)

Penyebab : Pseudoperonospora cubensis Berk et Curt. Menginfeksi kulit daun padakelembaban udara tinggi, temperatur 16 – 22°C dan berembun atau berkabut.Gejala : daun berbercak kuning dan berjamur, warna daun akan menjadi coklat danbusuk. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

b. Penyakit tepung(Powdery mildew )
Penyebab : Erysiphe cichoracearum. Berkembang jika tanah kering di musimkemarau dengan kelemaban tinggi. Gejala : permukaan daun dan batang mudaditutupi tepung putih, kemudian berubah menjadi kuning dan mengering.Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

c. Antraknose
Penyebab : cendawan Colletotrichum lagenarium Pass. Gejala: bercak-bercakcoklat pada daun. Bentuk bercak agak bulat atau bersudut-sudut dan menyebabkandaun mati; gejala bercak dapat meluas ke batang, tangkai dan buah. Bila udaralembab, di tengah bercak terbentuk massa spora berwarna merah jambu.Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

d. Bercak daunbersudut
Penyebab : cendawan Pseudomonas lachrymans. Menyebar pada saat musim hujan.Gejala : daun berbercak kecil kuning dan bersudut; pada serangan berat seluruhdaun yang berbercak berubah menjadi coklat muda kelabu, mengering danberlubang. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

e. Virus
Penyebab : Cucumber Mosaic Virus, CMV, Potato virus mosaic, PVM; Tobacco EtchVirus, TEV; otato Bushy Stunt Virus (TBSV); Serangga vektor adalah kutu daunMyzus persicae Sulz dan Aphis gossypii Glov. Gejala : daun menjadi belang hijautua dan hijau muda, daun berkerut, tepi daun menggulung, tanaman kerdil.Pengendalian: dengan mengendalikan serangga vektor dengan Natural BVR atauPESTONA, mengurangi kerusakan mekanis, mencabut tanaman sakit dan rotasi denganfamili bukan Cucurbitaceae.

f. Kudis (Scab)
Penyebab : cendawan Cladosporium cucumerinum Ell.et Arth. Terjadi pada buahmentimun muda. Gejala : ada bercak basah yang mengeluarkan cairam yang jikamengering akan seperti karet; bila menyerang buah tua, terbentuk kudis yangbergabus. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.

g. Busuk buah
Penyebab : cendawan (1) Phytium aphinadermatum (Edson) Fizt.; (2) Phytopthorasp., Fusarium sp.; (3) Rhizophus sp., (4) Erwinia carotovora pv. Carotovora.Infeksi terjadi di kebun atau di tempat penyimpanan. Gejala : (1) Phytiumaphinadermatum: buah busuk basah dan jika ditekan, buah pecah; (2) Phytopthora:bercak agak basah yang akan menjadi lunak dan berwarna coklat dan berkerut; (3)Rhizophus: bercak agak besah, kulit buah lunak ditumbuhi jamur, buah mudahpecah; (4) Erwinia carotovora: buah membusuk, hancur dan berbau busuk. Pengendalian:dengan menghindari luka mekanis, penanganan pasca panen yang hati-hati,penyimpanan dalam wadah bersih dengan suhu antara 5 – 7 derajat C. Danpemberian Natural GLIO sebelum tanam.

Sumber : http://mukegile08.wordpress.com/2011/06/13/hama-dan-penyakit-pada-tanaman-buncis/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar