Minggu, 04 Desember 2011

MENGENAL TANAMAN OBAT DI SEKITAR KITA

Jadi ingat awal-awal nikah…, waktu Idul Adha suamiku makan goreng ketan dicocol kuah opor ayam. Ga lama kemudian, dia ngeluh maagnya kambuh. Kirain ga parah, taunya sampe tiga hari bedrest. Langsung pergi ke dokter sih, tapi ko ga sembuh juga. Saat itu juga mamah saya membuatkan jamu dari parutan kunyit ditambah madu murni, diminum dua kali sehari. Alhamdulillah, esoknya langsung pulih.

Lain suami, lain pula keponakan. Dia pernah kejedot ujung meja, keningnya benjol segede telor puyuh. Mamah juga yang membuat ramuannya. Hanya dari beras ketan hitam ditambah kencur dan daun cabe rawit yang ditumbuk, kemudian dibalur dan dibalutkan kain kasa ke keningnya, tidak lama seakitnya sembuh.
Banyak juga sih resep-resep tradisional buatan mamah yang sering digunakan kalau anggota keluarga lagi sakit. Ada yang pernah sakit perut, maag, keseleo, bau badan, tersegat lebah, teriris pisau, lecet, batuk dan Mamah sendiri punya keluhan kolesterol.

Tanaman tradisional selain dapat menyembuhkan juga lebih aman dikonsumsi diabandingkan obat kimia. Selain itu, karena buatan sendiri dijamin kebersihan dan kehalalannya (asal jangan dari hasil mencuri aja ya…). Bukankah salah satu syarat obat yang menyembuhkan itu harus halal ?
Nah, sedikit berbagi berikut tanaman obat-obatan tradisional yang saya dan keluarga gunakan untuk penyembuhan.

Getah pohon pisang 
Digunakan untuk luka lecet dan terkena irisan pisau. Lengketnya getah ini bisa untuk merekatkan kembali
bagian tubug yang sobek dan mengeringkan luka.

Daun kahitutan atau babadotan
Kandungan antibakterinya berguna untuk mengobati luka lecet, luka bakar, adang usus, gatal-gatal, bahkan untuk penurun panas

Daun cabe rawit
Daun cabe rawit ditambah kencur dan beras ketan hitam cocok untuk keseleo dan tubuh kejedot benda keras.

Daun jambu biji
Daun jambu dirbus dengan air bersih, ambil airnya untuk obat sakit perut. Digunakan juga untuk mengobati demam berdarah, diabetes mellitus, maag,dan masuk angin. 

Jeruk nipis
Ampuh banget untuk obat batuk, jadi lebih enak ditambah kecap dan air jahe. Selain itu, bisa meperkecil pori-pori, meghaluskan, dan menghilangkan minyak berlebih pada wajah.

Jahe
Tanaman akar rimpang ini sangat popular di kalangan kita. Banyak produk-produk obat herbal menjadikannya bahan utama, misalnya untuk mengobati masuk angin, kembung, anti mabuk perjalanan, sakit kepala, batuk, dan memar.

Kunyit
Air perasannya digunakan untuk menyembuhkan sakit maag. Lebih enak jika ditambah dengan madu. Bisa juga untuk menobati gatal-gatal pada kulit, mencegah kanker, mengurangi rasa nyeri waktu haid, mengurangi bau badan, dan mengobati keputihan.

Sirih
Keluarga saya menggunakan sirih untuk antiseptic, misalnya air rendamannya digunakan untuk kumur-kumur dan cuci daerah sekitar kemaluan agar tidak mengeluarkan bau yang tidak sedap. Selain itu sirih digunakan untuk menyembuhkan penyakit kencing manis, mimisan, maag, darah tinggi, kanker, batuk, keputihan, sakit gigi, dan eksim.

Kumis kucing
Jenis bunga-bunagaan ini dipercaya untuk mengobati kencing manis, kencing batu, darah tinggi, dan reumatik.

Makota dewa
Dijuluki raja obat karena banyak sekali khasiatnya. Dari penyakit yang enteng sampai penyakit yang berat. Alergi, asam urat, kolesterol, kanker, dll, insya allah bisa disembuhkan dengan rutin mengonsumsi air rebusannya.

Serai
Air rebusannya digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh, mengurangi sakit kepala dan nyeri badan.

Lidah Buaya
Biasanya lidah buaya dijadikan kompres ketika demam. Tapi terlebih daulu lendirnya harus dibuang agar tidak menimbulkan alergi pada kulit. Selain itu, enak juga lho dibikin manisan, seperti nata de coco. 

Seledri
Sebagai tanaman yang dapat menurunkan kadar kolesterol, membantu merawat kesehatan mulut dan gigi, dan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Nah, cukup segitu dulu ya…, sebenarnya masih banyak khasiat tanaman yang ada di sekitar kita untuk pengobatan. Jadi kita  tidak perlu repot membeli obat-obatan ke apotek, karena di dekat kita sudah banyak tersedia obat-obatan herbal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar